China Dikabarkan Tinggalkan Vaksin Buatannya, Politisi PKS Minta Evaluasi Efektivitas Sinovac: Pemerintah Harus Jujur!

3

PAPUADAILY –Politisi PKS yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menanggapi kabar China yang meninggalkan vaksin buatannya sendiri, yaitu Sinovac. Ia dengan tegas meminta Pemerintah untuk lekas mengevaluasi secara serius terkait efektivitas vaksin Sinovac.

“Pemerintah harus jujur melakukan evaluasi ini. Semua harus diungkap apa adanya,” ujar Mulyanto pada Kamis kemarin, dikutip terkini.id dari Poskota pada Jumat, 23 Juli 2021.

Menurut Mulyanto, jangan sampai dana ratusan triliun yang digelontorkan justru sia-sia dan tak dapat menekan penyebaran Covid-19. “Jangan sampai uang yang ratusan triliun untuk vaksinasi tidak berdampak terhadap upaya penanggulangan Covid-19 di Tanah Air.”

Menurutnya, Pemerintah tidak boleh ragu untuk mengganti vaksin Sinovac dengan merek lain apabila memang terbukti tidak efektif.

“Kan masih ada jenis vaksin yang lebih tinggi efektivitasnya. Jadi, wajar kalau kita minta Pemerintah mengganti vaksin Sinovac ini dengan jenis vaksin yang efikasinya lebih tinggi,” tandas Mulyanto.

Sebagai informasi, sebelumnya memang beredar kabar soal China yang meninggalkan Sinovac dan justru beralih ke vaksin buatan Amerika.

Adapun menurut keterangan yang beredar, kemungkinan besar penyebab China dikabarkan beralih dari Sinovac, yaitu karena vaksin yang lain sudah menggunakan teknologi mRNA. Di sisi lain, turut diketahui bahwa kini Malaysia dan Thailand juga akan menghentikan penggunaan Sinovac bila persediaan sudah habis.