Buntut Guru-Siswa Pakai Masker di Dagu, SDN 05 Jagakarsa Setop PTM 5 Hari

1

PAPUADAILY –Pembelajaran tatap muka di SDN 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan, dihentikan sementara karena pelanggaran protokol kesehatan COVID-19. SDN 05 Jagakarsa dihentikan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sementara selama lima hari ke depan.

“Hasil divisi kita dengan Dinkes tim pokja PTM tingkat provinsi diberikan satu minggu atau 5 hari efektif kerja,” ujar Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).

Nantinya jika tidak ada kendala, minggu depan SDN 05 Jagakarsa sudah bisa melaksanakan kegiatan PTM lagi. Taga menyebut seharusnya pihak sekolah bisa memahami penerapan prokes ketat di masa PTM terbatas.

“Pihak sekolah pun sudah dipanggil, sudah pembinaan oleh bidang kesehatan. Tentunya ini bukan sesuatu yang main-main, kita benar-benar tegas untuk menegur pihak sekolah terhadap kejadian tersebut,” kata Taga.

Taga menuturkan sanksi yang diberikan hanyalah pemberhentian kegiatan PTM secara sementara. Guru dan kepala sekolah juga tengah diberikan pembinaan oleh pihak pemprov DKI.

“Agar lebih memahami penerapan prokes yang ketat karena ini menjadi kesepakatan bersama baik Disdik, guru, kepsek, orangtua siswa dan siswanya pun bahwa PTM terbatas bisa dilakukan dengan pendekatan prokes yang ketat,” jelas Taga.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menemukan sejumlah guru dan siswa yang menurunkan maskernya di dagu selama tatap muka berlangsung.

“Karena kalaupun pelanggaran protokol kesehatan atau penggunaan masker tidak tepat, tapi tidak dilakukan oleh guru. Di videonya kan ada guru pakai masker di dagu, anak-anak juga,” kata Taga saat dihubungi, Minggu (5/9/2021).

Taga menerangkan laporan ini berasal dari video yang beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, terlihat guru dan siswa SDN 7 Jagakarsa tak memakai masker dengan benar. “(Guru) bareng sama anak di dalam kelas. semestinya walau di dalam kelas tetap harus pakai (masker),” ujarnya.