Bukit Yotoro, Aset Wisata Kota Sentani yang Harus Dikembangkan

624

PAPUADAILY –Sentani memiliki objek wisata pantai,danau dan air terjun. Selain danau dan air terjun, Sentani juga menyimpan perbukitan yang menyuguhkan panorama alam indah. Bukit Tungkuwiri (Teletubis) adalah yang paling terkenal. Namun masih ada satu bukit yang belum dikenal yakni Bukit Yotoro.

Bukit Yotoro terletak di Kampung Kwadeware, Distrik Waibu. Di bukit ini, pengunjung menikmati keindahan Danau Sentani plus Gunung Cycloop.

Bukit ini berbeda dengan Teletubis, di Yotoro pengunjung bisa menikmati sunset dan sunrise, bisa menginap/camping. Tak hanya itu, Yotoro menyajikan hamparan savana hijau di atas ketinggian 300 meter dari permukaan Danau Sentani.

Pengurus Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Yapis Papua, Lecky Kenelak (23) mengatakan,bukit Yotoro tempatnya sangat indah dan nyaman untuk camping, karena tempatnya tak jauh, mudah dijangkau.

“Tempat ini sangat indah jika menikmati akhir pekan bersama teman-teman, jangan takut soal keamanan disana. Keluarga yang punya tempat itu wellcome sekali menerima setiap orang yang berkunjung dan bermalam disitu,” kata Lecky seperti dikutip Tribun-Papua.com di Abepura, Kota Jayapura, Jumat (23/7/2021)

Menurutnya, Yotoro menyimpan pemandangan mengiurkan, ada hamparan Danau Sentani yang dikelilingi bukit-bukit. Jika matahari hendak tenggelam dibalik danau, pengujung bisa menikmati sunset di sore hari, demikian juga dipagi hari, ketika matahari mulai terbit diatas kulit air Danau Sentani.

Panorama alam Yotoro memikat, namun belum ada fasilitas lengkap seperti MCK yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Lecky berharap ada tambahan fasilitas berupa MCK agar menopang destinasi wisata Bukit Yotoro. Dengan begitu dapat menarik minat pengunjung terutama pecinta traveling berwisata ditempat tersebut.

Senada dengan Lecky, Pengurus Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Cenderawasih Jayapura
Herikson Dogopia (22) mengatakan, bukit Yotoro berbentuk pulau, tepat berada dibelakang Bukit Tungkuwiri (Teletubis). “Saya lebih senang jika ke tempat ini, karena menariknya sebelum menuju ke bukit itu, kami harus singgah di dermaga tunggu speed boat untuk menyebrangi Danau Sentani,” ujarnya.

Herikson berharap Yotoro bisa dijadikan salah satu destinasi wisata yang mengangkat keunikan alam di sekitaran Danau Sentani. Pemda setempat mau menggali potensi wisata yang ada di Yotoro. Sehingga juga bisa mengangkat kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Dia juga berpesan, siapapun yang ingin berkunjung ke lokasi ini, jangan sembarangan membuang sampah, harus menjaga kebersihan bukit.

Sebagai informasi, untuk menjangkau bukit Yotoro, tak sulit hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari Dermaga Patouw di Kwadeware lalu menggunakan speed boat. Pengunjung hanya perlu membayar Rp10.000 pulang-pergi untuk biaya speed boat.

Sementara dari Sentani ke Kwadeware menggunakan kendaraan roda dua membutuhkan waktu 10 menit,roda empat membutuhkan waktu 30 menit perjalanan.

Jika dari Kota Jayapura menuju Kwadeware, untuk kendaraan roda dua membutuhkan waktu satu jam perjalanan, sementara kedaraan roda empat membutuhkan waktu satu jam lebih.***