Bonus PON Atlet Papua Dibayarkan Jelang Natal

3
Bonus Pon Papua

Bonus bagi atlet Papua peraih medali dalam perhelatan olahraga empat tahunan PON akan dibagikan jelang natal.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya mengatakan pembagian bonus bagi para atlet akan dibagikan pada 20 Desember 2021 atau bersamaan dengan ibadah syukur dan Natal.

Kata Kenius, bonus untuk para atlet Papua sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Bonus ini sebagai wujud apresiasi pemerintah Papua terhadap atlet berprestasi.

Adapun peraih medali emas perorangan akan memperoleh bonus Rp 1 miliar dan beregu Rp 650 juta, sedangkan perak perorangan mendapat bonus Rp 500 juta dan beregu Rp 325 juta.

Sementara perunggu perorangan akan mendapat bonus Rp 250 juta dan perunggu perorangan Rp 162,5 juta. Pemerintah Papua juga akan memberikan atlet yang tak berhasil meraih medali sebesar Rp10 juta.

“Kita juga sudah menghitung jumlah bonusnya sebesar Rp 400 miliar lebih, sudah termasuk bonus pelatih, asisten pelatih dan official,” ungkap Kenius.

Bonus Atlet Peparnas

Sedangkan untuk bonus atlet Peparnas XVI baru akan dapat diberikan pada  tahun 2022. Hal ini dikarenakan bonus atlet baru diusulkan di APBD 2022.

Pemberian bonus atlet disabilitas pada 2022 juga dibenarkan Ketua National Paralympic Commite (NPC) Papua Jaya Kusuma. Bonus atlet Peparnas diperkirakan akan lebih tinggi dari atlet PON.

“Kita sudah sampaikan kepada pada atlet, jika bonus kita masuk di APBD 2022. Saya harapkan para atlet dan pelatih bisa memahami hal ini, karena bapak Gubernur sudah sampaikan bahwa bonus kita lebih dari bonus medali emas PON,” ucapnya.