Beda BEM UI ‘The King of Lip Service, Denny Siregar Unggah Survei 63% Rakyat Percaya ke Jokowi

1

PAPUADAILY –Pegiat media sosial Denny Siregar lebih percaya hasil survei lembaga kredibel dibanding penilaian dari pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Lewat unggahan terbarunya, Denny Siregar membandingkan hasil survei Indikator Politik dan penilaian BEM UI yang mengunggah memeJokowi the king of lip service atau ‘Jokowi raja bual’

“Pada akhirnya rakyat yang bicara terhadap Presidennya.” Demikian kicauan terbaru Denny Siregar yang diunggah Selasa (29/6/2021).

Meski tidak menyebut tentang unggahan BEM UI, di kolom komentar postingan Denny Siregar membahas tentang berita BEM UI yang heboh itu. Ia menautkan akun berita online terkait hasil survei Indikator Politik.

Melansir tribunnews.com, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi mengatakan kepuasan publik terbilang cukup besar terkait kinerja Jokowi.

Terbukti 60,5 persen masyarakat mengaku puas terhadap kinerja Jokowi dalam memerangi pandemi Covid-19.

Sementara yang mengaku sangat puas tercatat sebanyak 3,2 persen. Adapun yang mengaku kurang puas tercatat sebesar 31,0 persen. Sementara sebanyak 3,4 persen masyarakat mengaku tidak puas sama sekali terhadap kinerja pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dan 1,8 persen masyarakat memilih untuk tidak menjawab.

“Jadi, kalau ditanyakan kepuasan terhadap presiden dalam menangani wabah Covid-19, 63,7 persen mengaku puas dan cukup puas. Yang mengatakan tidak puas atau tidak puas sama sekali 34,4 persen. Jadi mayoritas masyarakat masih puas terhadap kinerja presiden,” ujar Burhanuddin dalam rilis survei bertajuk ‘Persepsi Ekonomi dan Politik Jelang Lebaran’, Selasa (4/5/2021).

Bahkan, Burhanuddin menyinggung bahwa selama pandemi Covid-19, jarang ada kepala negara yang mendapatkan tingkat kepuasan dalam survei kinerjanya dari masyarakat di atas 60 persen.  Karenanya, hasil survei kali ini membuktikan Indonesia sebagai salah satu yang memiliki warga yang relatif menerima kebijakan dan kinerja kepala negaranya.

“Terkait Covid jarang di dunia negara-negara yang pemimpinnya atau pemerintahannya mendapatkan approval rating di atas 50 persen dalam kondisi pandemi seperti sekarang,” kata Burhanuddin.

“Indonesia relatif baik aprroval ratingnya, salah satunya dugaan saya karena memang ada penurunan tingkat ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi secara sistematik dalam satu tahun terakhir,” imbuhnya.

Selain itu, Burhanuddin mengungkap bahwa kinerja Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam menangani pandemi Covid-19 cukup dipercaya masyarakat.  44,4 persen masyarakat mengaku cukup percaya terhadap kinerja Budi Gunadi Sadikin. Persentase yang didapat Budi Gunadi pun cenderung lebih tinggi dari mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Menariknya kebetulan waktu (survei sebelumnya) kita tanyakan yang percaya Menkes Terawan relatif kecil. Jadi, ada peningkatan kepercayaan di Pak Budi,” kata Burhanuddin.

Hanya saja, hasil ini diharapkan tidak membuat Budi Gunadi menjadi jumawa. Sebab, tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya pun masih dibawah angka 50 persen. “Mungkin ini ada kaitannya dengan banyak hal, termasuk vaksinasi harus bisa di genjot lebih kencang. Khususnya vaksinasi kelompok lansia yang porsinya masih sedikit,” tandasnya.

Adapun Survei Indikator Politik Indonesia ini digelar pada 13-17 April 2021. Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak. Tingkat kekeliruan atau margin of error tercatat kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.