6 Orang Terduga Anggota OPM Ditangkap di Perbatasan RI-PNG, Kini Diselidiki

3

PAPUADAILY –Enam orang yang diduga anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TNPB)-Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditangkap prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs. Saat ini keenam orang tersebut diamankan di Polres Keerom bersama barang bukti untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Mereka ditangkap saat  petugas melakukan razia di Pos Skofro Lama, Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua, yang berbatasan dengan dengan Papua Nugini (PNG).

Selain keenam orang tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG turut mengamankan satu orang warga Abepura. Mereka ditangkap setelah petugas memberhentikan mobil Avanza warna hitam berpenumpang tujuh orang dalam razia tersebut.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani mengatakan, warga Abepura tersebut mengemudikan Avanza berpenumpang enam orang yang diduga anggota TPNB/OPM. Pasalnya, petugas menemukan kartu tanda pengenal TPNPB OPM dan dokumen serta satu buah selongsong amunisi.

“Kejadian ini kerap terjadi. Karena itu, kami (Satgas) akan terus berusaha mencegah terjadinya pelanggaran pelintas batas negara dan keluar masuknya barang-barang ilegal. Kami juga akan mempersempit ruang gerak anggota TPNPB OPM dengan melaksanakan sweeping (razia) rutin di setiap pos-pos di wilayah Kabupaten Keerom dan Jayapura,” kata Dansatgas.

Dansatgas mengatakan, setelah meminta keterangan, Satgas TNI menyerahkan ketujuh warga tersebut disertai barang bukti kepada pihak Polres Keerom untuk proses lebih lanjut.***