10 Hal Diketahui soal OTT KPK di Probolinggo Jerat Bupati dan Suami

4

PAPUADAILY –KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. Berikut adalah 10 fakta yang diketahui soal OTT tersebut.

Fakta ini dikumpulkan dari pemberitaan hingga Senin (30/8/2021) malam, DI KUTIP DARI Detik.com. Kabar mengenai OTT ini masih terus diperbaharui, fakta yang diketahui publik juga bakal berkembang.

Berikut adalah 10 fakta mengenai OTT ini:

  1. Waktu dan tempat OTT Bupati

OTT KPK ini terjadi di Probolinggo, Jawa Timur, Senin (30/8/2021) pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari turut dicokok aparat KPK.

“Benar KPK telah melakukan giat penangkapan di sebuah kabupaten di Jawa Timur,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, saat dimintai konfirmasi soal OTT terhadap Puput dan Hasan, tadi pagi.

Lokasi persis OTT ada di rumah pribadi Bupati Puput Tantriana Sari dan suaminya, di Jl Raya Ahmad Yani, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Mereka lantas dibawa ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. 8 Orang yang diamankan dinaikkan sebuah bus. Sedangkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya dinaikkan ke mobil Inovva warna hitam.

  1. Total 10 orang camat dan ASN ikut diamankan

Tak hanya Bupati Puput Tantriana Sari dan suami saja yang diamankan KPK lewat OTT dini hari tadi. Total, ada 10 orang yang turut ditangkap KPK.

Informasi yang dihimpun detikcom, 8 orang tersebut merupakan beberapa camat dan ASN di wilayah Probolinggo serta ajudan Hasan Aminuddin. 8 Camat itu di antaranya yakni Camat Paiton, Camat Kraksaan, Camat Gading, Camat Krejengan, Camat Gading, Camat Banyuanyar.

Bupati dan suaminya naik mobil Innova, sedangkan delapan orang yang diamankan dinaikkan ke sebuah bus.

  1. Bupati Probolinggo 2 periode

Saat kena OTT KPK, Puput Tantriana Sari sedang menjalani jabatan sebagai Bupati Probolinggo pada periode kedua. Jabatan pertamanya ia emban saat ia terpilih untuk masa periode 2013-2018. Tantri, begitulah panggilan dia, adalah perempuan kelahiran 23 Mei 1983. Berarti saat menjadi bupati tahun 2013, usianya adalah 30 tahun. Kini usianya 38 tahun.

Pada Pilkada Probolinggo 2013, Tantri maju sebagai Bupati Probolinggo berpasangan dengan Timbul Prihanjoko. Tantri menang. Tantri maju kedua kalinya berpasangan dengan Timbul Prihanjoko pada Pilkada 2018. Mereka maju didukung oleh Gerindra, PDIP, PPP, NasDem, dan Golkar. Mereka melawan Abdul Malik Haramain-Mohammad Muzayyan yang didukung PKB dan Demokrat. Tantri menang lagi dan menjadi Bupati periode 2018-2023.

  1. Bupati Tantri suksesor suami yang juga 2 periode

Pada 2013, Tantri menjadi Bupati Probolinggo menggantikan bupati sebelumnya, Hasan Aminuddin, yang merupakan suaminya sendiri. Hasan sebelumnya juga menjabat selama dua periode. Tantri dan Hasan menikah sebelum Tantri menjadi Bupati. Mereka menikah pada 2008. Mereka dikaruniai 4 anak.

Kini, Tantri (sekalian suaminya) ditangkap KPK. Untuk ursan pemerintahan di Kabupaten Problinggo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal menyiapkan Pelaksana tugas (Plt) menggantikan Bupati Tantri yang kena OTT.

  1. Suami Bupati: Anggota DPR Fraksi NasDem

Suami dari Bupati Tantri adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, namanya adalah Hasan Aminuddin. Pria kelahiran 7 Januari 1965 itu menjadi anggota DPR sejak 2014, yakni setelah dia tidak lagi menjadi Bupati Probolinggo.

Secara formal, NasDem punya aturan untuk kadernya yang bermasalah hukum berkaitan dengan korupsi harus mengundurkan diri dari partai.

“Dan kebijakan tersebut dilaksanakan secara konsisten, para kader mengetahuinya dengan baik,” kata Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, memberikan tanggapan kepada wartawan soal OTT terhadap kadernya itu.

  1. Harta pasutri Bupati-anggota DPR: Rp 17,3 M

Bupati Tantri dan anggota DPR Hasan Aminuddin adalah pasutri penyelenggara negara. Keduanya diketahui memiliki harta sekitar RP 17,3 miliar. Harta terdiri dari tanah dan bangunan di Probolinggo, mobil, dan surat berharga.

Dicek pada laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Puput terakhir kali melaporkan LHKPN pada 26 Februari 2021. Kekayaan Puput Rp 10.019.266.906,00. Sedangkan Hasan terakhir kali melaporkan LHKPN pada 2 April 2019. Kekayaan Hasan Rp 7.325.637.536,00.

  1. Grup WA DPR heboh

OTT Bupati Probolinggo yang juga menjaring anggota DPR ini turut menghebohkan ponsel-ponsel anggota dewan. Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD DPR mengatakan informasi Hasan Aminuddin kena OTT KPK sudah ramai sejak pagi di grup telekomunikasi anggota Dewan.

“Sudah ramai sejak pagi di WAG DPR, namun demikian hingga saat ini kami belum mendapat informasi lengkap dan resmi,” kata Wakil Ketua MKD DPR RI Habiburokhman kepada wartawan, Senin (30/8/2021).

  1. OTT perkara jual-beli jabatan

Dari informasi yang dihimpun, diduga Puput menerima suap berkaitan dengan pengisian jabatan kades di wilayahnya. KPK turut menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT itu.

  1. Duit ratusan juta diamankan KPK

Dari OTT terhadap Bupati Tantri dan anggota DPR Hasan Aminuddin, KPK mengamankan uang ratusan juta sebagai barang bukti. Nominal uang yang disita KPK adalah Rp 360 juta.

Pantauan di Polda Jatim tempat Tantri dan suaminya dibawa sementara, sebelum keluar dari gedung Ditreskrimsus, sejumlah petugas dari Brimob dan KPK tampak membawa 3 koper dan sejumlah tas. Barang-barang itu diduga sejumlah barang bukti KPK OTT Bupati Probolinggo.

  1. Tiba di gedung KPK, sore hari

Bupati Tantri dan suaminya, Hasan Aminuddin, tiba di gedung KPK, Jakarta Selatan, pukul 17.09 WIB. Tak ada sepatah kata pun terucap dari mereka.

Puput mengenakan baju luaran berwarna merah, dan kerudung putih. Hasan mengenakan baju setelan berwarna biru dongker dan memakai topi. Baik Puput maupun Hasan tidak menjawab pertanyaan media. Mereka langsung digiring masuk ke Gedung Merah Putih KPK.